Saturday, 12 June 2010

Halaman Pengesahan

Laporan lengkap praktikum Kimia Anorganik dengan judul pembuatan Cis dan Trans KaliumDioksalatodiakouoKromat (III) disusun oleh:

Nama : Rosnia Ruslan

NIM : 081 304 067

Kelas : A

Kelompok : VI

Telah diperiksa oleh asisten dan koordinator asisten dan dinyatakan diterima.

Makassar, April 2010

Koordinator Asisten Asisten

Ahmad Rante S.Pd Ahmad Rante S.Pd

Dosen penanggung jawab

Eda Lolo Allo SPd,.MPd

I.JUDUL : Pembuatan Cis dan Trans Kalium dioksalatodiakuokromat (III)

II. TUJUAN:

Mempelajari Pembuatan dan sifat sifat isomer Cis dan Trans dari garam kompleks Kalium Dioksalto diakuo Kromat (III)

III. Landasan Teori

Isomer adalah molekul atau ion yang mepunyai susunan kimia sama,tetapi struktur berbeda.Perbedaan struktur biasanya tetap ada didalam larutan.Isomer dalam senyawa kompleks yang penting ialah isomer geometrid an isomer optis.Kompleks yang hanya komplek – kompleks yang sangat lambt atau kompleks yang inert.Ini disebabkan karena kompleks-kompleks yang bereaksi sangat cepat atau kompleks- kompleks yang labil,sering beraksi lebih lanjut membentuk isomer yang stabil(Anonim,2010).

Kromium adalah logam kristalin yang putih tak begitu liat,dan tak dpat ditempa dengan berat.Ia melebur pada 1765oC.Logam ini larut dalamasam klorida encer atau pekat,jika terkena udara,akan membentuk ion-ion kromium(III):

Cr + H+ Cr2+ + H2­­­­

Cr + HCl Cr2+ + 2Cl- + H2­­­­

Dengan adanya oksigen dari atmosfer,kromium sebagian atau seluruhnya menjadi terksidasi kekeadan tervalen:

Cr2+ + O2 + H+ 4Cr3+ + 2H2O

(Anonim,2010)

Kromat logam biasanya adalah zat-zat padat berwarna,yang menghasilkan larutan kuning bila dapat larut dalam air,asam mineral encer,yaitu ion-ion hydrogen,Kromat berubah menjadi dikromat yang terakhir ini menghasilkan larutan yang merah jingga. Perubahan ini dibalikan oleh alkali, aitu leh ion-ion hidroksil.

2CrO42- + 2H+ Cr2O72- + H2O

Atau

Cr2O72- + 2OH- 2CrO42- + H2O

Kelarutan kromat dari logam alkali dan dari kalsium serta magnesium larut dalam air; strontium kromat larut sangat sedikit.kebanyakan kromat logam-logam lain tak larut dalam air

(Adkins,2000:384-385).

Dua atau lebih spesies yang mempunyai komposisi atau rumus molekul sama tetapi mempunyai struktur dan sifat yang berbeda disebit isomer.Terdapa beberapa jenis keisomeran yang terjadi pada ion kompleks dan senyawa koordinasi.Isomer-isomer struktur berbeda dalam struktur utama atau jenis ikatan ,yatu berdasarkan ligan apa yang terikat pada ion pusat dan melalui atom yang mana? Stereoisomer-stereoisomer memiliki kesamaan pada tingkat ikatan tetapi bebeda dalam susunan geometri atau penyusunan ligan didalam ruang.Dari lima jenis isomer,tiga yang pertama menunjukkan isomer struktur dan dua sisanya stereoisomer

(Harjadi,S.1986:187).

Keisomeran ionisasi.Jumlah dan jenis gugus yang sama terjadi pada dua senyawa koordinasi, walaupun memiliki rumus yang sama, tetapi kedua-dua senyawa tersebut tidak identik.Keisomeran koordinasi,kejadian yang sama terjadi pula jika sebuah senyawa koordiinasi tersusun oleh kation dan anion yang kedua-duanya kompleks.Ligan mungkin tersebar secara bebeda diantara kedua ion kompleks,sehingga komposisi dan rumus empiris senyawa koordinasinya sama.Keisomeran ikatan,Beberapa Ligan mungkin terikat pada ion logam pusat dengan cara yang bebeda,misalnya, ion nitrit mempunyai pasanagn electron yang dapat membentuk ikatan koordinasi pada atom N dan O.Keisomeran geometri,jika ion Cl- tunggal menggantikna (subtitusi) satu molekul NH3 pada senyawa kompleks [Pt(NH3)4]2+. Titik pergantian terjadi pada posisi yang acak , Diana terdapat 4 posisi yang mungkin

(Day,RA.1986:187-188).

Keisomeran optik tidak menunjukan keberadaan satu sama lain seperti isomer-isomer sebelunya setiap posisi memiliki logam ang sama(Day,RA.1986:188)

Campuran kompleks bentukCis dan Trans dapat dibuat dengan cara mencampur komponen-komponen non-kompleks(penyusun kompleks).Berdasarkan pada perbedaan kelarutan antara bentukCis dan Trans , maka kedua jenis isomer itu dapat dipisahkan sebagai contoh Trans dioksalatodiakuokromat(III),dapat dikristalkan secara perlahan dengan melakukan penguapan larutan yang mengandung campuran bentuk Cis dan Trans(Tim Dosen.2010:30).

IV.ALAT dan BAHAN

a.Alat :

1. Gelas kimia 100 ml dan 200 ml

2. Gelas arloji 2 buah

3. Pembakar spiritus,kaki tiga dan kasa

4. Pompa vakum

5. Corong biasa dan Batang pengaduk

6. Cawan penguap

7. Gelas ukur 50 ml (plastik)

8. Labu Erlenmeyer

9. Botol semprot

b.Bahan :

1. Asam oksalat (H2C2O4.2H2O)

2. Kalium dikromat (K2CrO7)

3. Etanol

4. Aquadest

5. Kertas saring

V.Prosedur Kerja

a.Pembuatan Isomer Trans Kalium dioksalatodiakuo kromat (III)

1. Melarutkan 12 gram H2C2O4 dihidrat dengan sedikit mungkin aquadest dalam beker gelas 200 ml

2. Menambahkan sedikit demi sedikit larutan 4 gram kaliu dikromat yang dilarutkan dengan sedikit aquadest panas ,menutup beker gelas dengan gelas arloji

3. Menguapkan larutan sehingga volumenya tinggal separuhnya dan kemudian membiarkan menguap dengan sendirinya pada suhu kamar sampai tinggak sepertiganya.

4. Menyaring Kristal kemudian mencuci dengan aquades dan alcohol,mencatat hasilnya yang dinyatakan dalam persen

b.Pembuatan Cis Kalium dioksalatodiakuo kromat (III)

1. Membuat campuran serbuk halus 4 gram kalum dikromat dan 12 gram oksalat dihidrat dalam cawan penguap

2. Meneteskan setetes aquades dalam campuran dan menutup cawan dengan gelas arloji

3. Menmbahkan 20 mletanol dalam campuran dan mengaduk sampai mengendap

4. Melakukan dekantir kemudian menambahkan lagi etanol yang baru hingga diperoleh Kristal

5. Menyaring dan mengeringkan dengan pompa vakum

c.Uji Kemurnian Isomer

Menempatkan sedikit Kristal kompleks pada kertas sarimg dan menambahkan sedikit larutan ammonia encer,isomer Cis akan membentuk larutan berwarna hijau tua dan menyebar pada kertas saring,isomer trans akan membentuk padatn berwarna coklat muda yang tetap tidak terlarut.

VI.HASIL PENGAMATAN

1.Pembuatan Trans

•12 gram H2C2O4.2H2O + H2O(l) ­dilarutkan Larutan warna putih(1)

• 4 gram K2CrO7 + H2O(l) ­dilarutkan larutan warna jingga(2)

Larutan 1 + larutan 2 larutan warna hitam 1/2VO pada Tkamar

1/3 V0 + Larutan hitam disaring padatan hitam(4,8 gram)

ait + etanol

2.Pembuatan Cis

•12 gram H2C2O4.2H2O + 4 gram K2CrO7 campuran padatan +

1 tetes H2O larutan hitam + etanol didekantir padatan hitam (1,4 gram)

3.Pengujian kemurnian Isomer

· Padatan hitam + NH4OH encer coklat dan ≠ menyebar [ + trans]

· Padatan hitam + NH4OH encer hijau,menyebar [+ cis]

VII.ANALISIS DATA

Dik: massa H2C2O4.2H2O=12 gram, Mm=126 g/mol

Massa K2Cr2O7=4 gram,Mm=294 g/mol

Mm 2K[Cr(C2O4)2(H2O)2=303 g/mol

Dit:rendemen =…?

Peny:

Pers.reaksinya:

7H2C2O4.2H2O + K2Cr2O7 2K[Cr(C2O4)2(H2O)2 + 6CO2 + 7H2O

12gram

n. H2C2O4.2H2O= = 0,0952 mol

126 gram/mol

4 gram

n. K2Cr2O7 = = 0.0136 mol

294 gram/mol

Karena mol K2Cr2O7 yang paling rendah ,maka digujnakan sebagai pereaksi pembatasdan digunakan sebagai mol sisa pada K[Cr(C2O4)2(H2O)2

1 mol K2Cr2O7 = 2 mol K[Cr(C2O4)2(H2O)2

Sehingga , mol K[Cr(C2O4)2(H2O)2 = 2 x 0,0136 mol

= 0.0272 mol

Maka:

Berat praktek

Rendemen Kristal Trans = x 100 %

Berat teori

4,800 gram

= =58,24 %

8,2416 gram

1,400 gram

Rendemen Kristal Cis = x 100 %

8,2146 gram

= 16 98 %

VIII.PEMBAHASAN

a.Pembuatan Tranns Kalium dioksalato diakuo kromat (III)

Dalam prcobaan ini,ditambahkan beberapa tetes air dan kalium kromat.Penambahan air dilakukan sebelum kedua zan ini dicampurkan, trans lebih stabil dibandingkan Cis, sehingga ikatan pada Trans lebih kuat sehingga sukar untuk lepas atau bereaksi dengan yang lain .Sehingga untuk mengantisipasi hal ini maka sebelum pencampuran kedua zat ini perlu ditambahkan dengan air dengan tujuan untuk membantu zat ini bereaksi dengan capat. Setelah kedua zat ini dicampurkan dalam gelas kimia kemudian ditutup dengan gelas arloji.Tujuannya adalah untuk menghindari letupan-letupan yang menyertai reksi ini.Didalam bekergelas terjjai reaksi pelepasan CO­2 dan H2O, dibiarkan beberapa menit sampai kedua duanya benar benar beraksi sempurna dan penutupnya kemudian dibuka.reaksi sempurna di tandai dengan jika tidaklagi dihasilkan air dan CO2.Campuran yang terbentuk berwarna hitam ,campurn ini kemudian diuapkan lagi hingga ½ volumenya semula untuk mengurangi volume air yang terikat. Kemudian pada suhu kamar dibiarkan mengap hingga sepertiga volumenya semula,tujuan diuapkan adalah untuk membantu pembentukan Kristal,setelah didiamkan beberapa sat campuran ini membentuk padatan yang kering .padatan kemudian dicuci dengan air dingin tujuannya agar kristalini tidak lengket pada gelas kimia ,selain itu air berfungsi mencuci zat zat pengotor yang terdapat dalam Kristal ini ,agar Kristal yang diperoleh benar-benar bersih maka dicuci lagi dengan alcohol dan Kristal ini dicuci setelah disaring. Krfistal yang diperoleh ditimbang yang beratnya 4,8 gram dan rendemen sebesar 58.24 %.adapun reaksinya:

7H2C2O4.2H2O + K2Cr2O4 2K[Cr(C2O4)2(H2O)2 + 6CO2 + 7H2O

b.Pembuatan Cis Klium dioksalato diakuo kromat (III)

Teknik dalam pembuatan isomer Cis adalah kedua zat yang akan direaksikan dicampur terlebih dahulu dalam cawan penguapan kemudian diaduk rata lalu ditambahkan dengan satu tetes aquades.kontak dengan air menyebabkan campuran dari kedua senyawa ini bereaksi yang di sertai pelepasan CO­2 dan H2O.setelah itu,didekantir dengan etanol ,kemudian Kristal yang terbentuk disaring dan dikeringkan sehingga hasil yang diperoleh sebanyak 1,4 gram dengan rendemen =16,98% yang reaksinya

7H2C2O4.2H2O + K2Cr2O4 2K[Cr(C2O4)2(H2O)2 + 6CO2 + 7H2O

c.Uji Kemurnian

Ini bertujuan untuk membuktikan apakah hasil yang diperoleh benar-benar Cis dan Trans dan setelah diuji, sesuai dengan teori dimana pada saat penambahan ammonia, pengujian positif untuk Trans yang ditandai dengan kertas saring yang berwarna coklat dan tidak menyebar serta Cis yang berwarna hijau dan menyebar pada kertas saring.

IX.PENUTUP

A.Kesimpulan

1. Sifat-sifat yang membedakan isomer Cis dan Trans adalah sifat dari kelarutannya dimana Cis Kelarutannya tinggi sedangkan Trans rendah

2. Massa Kristal Trans adalah 4,8 gram dengan rendemen 58,24% dan massa Kristal Cis adalah 1,4 gram dengan rendemen 16 98%

B.Saran

Diharapkan kepada praktikan lebih memahami prosedur kerja dengan baik,agar hasil yang diperoleh sesuai dengan tujuan yang diinginkan

X. DAFTAR PUSTAKA

Anonim,2010.Isoomer.http://Annisanfushie.wordpress.com.Pembuatan Cis dan Trans kalium dioksalatodiakuo kromat (III)

Adkins.2000.Kimia Analitik.Jakarta:PT Gramedia pustaka

Day,RA,1986.Analisis Kimia Kuantitatif.Jakarta:Erlangga

Harjadi,1990.Ilmu Kimia Analitik Dasar.Jakarta:Erlangga

Tim Dosen.2010.Penuntun Praktikum Kimia Anorganik .FMIPA UNM,Makassar

No comments:

Post a Comment